Liburan di Sumatera Barat (Part 1)
Awal Februari 2018 lalu, saya sekeluarga ke wilayah Sumatera tepatnya si liburan di Sumatera Barat. Berawal dari mertua yang mau adain syukuran, dan Bapak yang pengen jalan-jalan. Liburan kita sangat singkat cuma 3 hari pp tapi sangat berkesan dan menyenangkan ^_^
First Day
Berangkat hari jumat dari Jakarta dengan flight sekitar pukul 8 dari Soekarno Hatta dan sampai di Bandara Udara Minangkabau sekitar pukul 10 pagi. Sampai disana sambil menunggu bagasi kita foto-foto di bandara, karena lumayan lama sekitar 30 menit.
![]() |
| Pic 1. Bandara International Minangkabau (taken by me #mycollections) |
Setelah selesai ambil bagasi dan berhubung belum sarapan. Kita lanjutkan makan pagi merangkap makan siang di RM. Lamun Ombak yang di Khatib Sulaiman yang menurut saya ini jadi salah satu resto yang wajib di datangin kalau lagi ke Kota Padang. Menu udang balado yang wajib di coba kalau makan disana selain rendangnya tentu.
Beres makan sekitar jam 12.00 lanjut ke rumah mertua sekalian sholat jumat. Jalanan di Kota Padang cukup macet waktu itu dan alhamdulillah masih keburu buat sholat jumat karena disana lebih lama waktunya 30 menit dibandingkan Jakarta. Selesai sholat Jumat dan ngobrol-ngobrol lanjut nganterin Bapak check-in di Hotel. Hotel Mervit salah satu hotel di Kota Padang yang menurut juga fasilitasnya lumayan lengkap, dapat sarapan, harga terjangkau dan dekat dengan tempat kuliner.
Menunggu yang lain pada istirahat di hotel, kita jalan-jalan sambil kongkow-kongkow di Kedai Kuali Nyonya. Tempat dan makanan cukup recomended apalagi buat yang suka photo, tempat ini cocok banget. Namanya kongkow rasanya waktu cepat banget, gak terasa udah jam 4 sore aja. Balik ke hotel, sholat dan bersih-bersih lanjut ke pantai.
![]() | |
|
Pantai Air Manis jadi tujuan kita sore itu. Selain mau jalan-jalan ke pantai, kita juga pengen liat batu malin kudang. Cerita legenda yang begitu terkenal " Malin Kundang" yang bercerita tentang seorang anak yang durhaka kepada ibunya yang konon lalu dikutuk menjadi batu. Sekitar 1/2 jam dari pusat Kota Padang sampailah kita di pantai air manis. Tempat ini cukup potensial sebagai objek wisata hanya saja kurang perawat dari pemerintah setempat dan pengelolaan biaya masuk pantai yang sesuai standar.
![]() | |
|
Pemandang disana cukup bagus untuk berkeliling pantai kita bisa menggunakan motor cross dengan biaya 80rb/jam. Menurut saya harga ini cukup terjangkau karena dengan setengah jam saja kita bisa puas menikmati keindahan pantai air manih. Awalnya saya kira batu malin kundang dekat ternyata jaraknya lumayan jauh apabila ditempuh dengan jalan kaki. Saya tidak sampai ke sana karena waktu hampir magrib tetapi kakak saya menemukan bekas batu yang diyakini sebagai batu malin kundang yang kondisinya sudah terkikis air laut.
![]() | |
|
Waktu sudah menunjukan waktu magrib, saat sholat kemudian bergeges untuk ke tujuan berikutnya. Perut sudah keroncongan dan saatnya untuk makan malam. Pondok Ikan Bakar Khatib Sulaiman jadi tempat tujuan makan malam kita. Tempat Makan ini ada di sekitar Pantai Padang. Disana tersedia aneka seafood dari ikan laut, udang dan cumi untuk yang makan seafood tersedia juka ikan tawar seperti nila. Paduan bumbu yang dioleskan di ikan kemudian di bakar sangat meresap bikin nasi tambah berkali-kali.
![]() | |
|
Selesai makan dan sudah kenyang sekarang waktunya untuk istirahat. Saatnya mengantar keluarga ke hotel saya dan adik-adik saya balik ke rumah. Sebelum balik ke rumah kita mampir ke ketan durian. Ketan Durian merupan salah satu kuliner di Kota Padang karena saya tidak suka saya hanya melihat saja. Harga 1 porsi ketan durian sekitar 25rb dan isinya pun lumayan banyak.
![]() | |
|
Setelah selesai membeli ketan durian, waktunya pulang kerumah. Menunggu suami datang, karena suami masih ada kerjaan dan gak bisa libur jadilah kita berangkat terpisah.Sampai di rumah lanjut bersih-bersih dan waktunya istirahat untuk next trip besok.






Comments
Post a Comment